Bahasa Pemrograman: Pemahaman, Peranan, Tingkat, dan Jenisnya

  • Whatsapp
Bahasa Pemrograman
Bahasa Pemrograman

Bahasa Pemrograman: Pemahaman, Peranan, Tingkat, dan Jenisnya

Dalam zaman kekinian ini terjadi digitalisasi secara global. Di mana nyaris segala hal berbasiskan digital baik program atau web.

Hal itu membuat bahasa pemrograman computer jadi penting untuk manusia. Dikutip dari Encyclopedia Britannica, bahasa pemrograman computer ialah bahasa untuk ekspresikan satu set perintah detil untuk computer.

Kita bisa minta manusia untuk megerjakan satu tugas dengan berbica dengan bahasa yang dipahaminya, baik bahasa Indonesia atau bahasa inggris.

Begitupula dengan computer, agar bisa bicara dan memberinya perintah pada computer, manusia harus memakai bahasa pemrograman computer.

Simak juga: Mekanisme Operasi Computer: Pemahaman, Peranan, Tipe, Langkah Kerja, dan Misalnya

Pada umumnya bahasa pemrograman terdiri jadi 4 barisan, yakni:

  • – Objek Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
  • – High Tingkat Language (seperti Pascal dan Basic)
  • – Middle Tingkat Language (seperti bahasa C), dan
  • – Low Tingkat Language (seperti bahasa Assembly)

Peranan bahasa pemrograman computer

Peranan khusus dari bahasa pemrograman computer ialah memberinya perintah pada computer. Bahasa programmer sebagai media komunikasi di antara manusia dengan computer.

Hingga manusia bisa memerintah mesin secara detil apa yang perlu dilaksanakan melalui bahasa programan.

Selainnya berungsi sebagai media komunikasi, bahasa pemrograman computer bersungsi media peningkatan mekanisme.

Karena ada bahasa pemrograman, beragam program yang menolong kehidupan manusia dapat diperkembangkan. Misalkan web penelusuran, program online shop, sampai program angkutan transportasi online.

 

Bahasa pemrograman computer dapat menolong manusia untuk lakukan tugas lebih akurat.

Dikutip dari Komputer Science, bahasa ini memungkinkannya computer mengolah info yang besar dan kompleks secara cepat, efektif, dan akurat (terbebas dari human error).

Jenjang bahasa pemrograman

Bahasa pemrograman computer tidak langsung ada demikian saja. Bahasa itu dibuat dan berkembang bersamaan dengan perubahan zaman. hal itu membuat bahasa pemrograman terbagi dalam tingkatan-tingkatan seperti berikut:

– Bahasa pemrograman tingkat rendah

Bahasa mesin ialah jenjang paling dasar dari bahasa pemrograman. Ini ialah bahasa yang pertama kalinya dipakai untuk membuat mekanisme digital.

Bahasa mesin terbagi dalam angka biner yakni angka 0 dan angka 1. Bahasa itu disebutkan dalam bahasa biner atau binary dengan bahasa inggris.

Misalkan untuk mengkodekan angka 1 dengan bahasa biner, karena itu harus ditulis 0000 0001. Adapun untuk mengkode angka 2 dengan bahasa bner, karena itu harus ditulis 0000 0010.

Bahasa biner ialah bahasa mesin paling dasar hingga kadang dikatakan sebagai bahasa computer asli.

 

– Bahasa pemrograman tingkat lanjut

Bahasa rakitan atau assembly language ialah bahasa pemrograman tingkat lanjut. Assembly language memiliki sifat lebih kompleks, lebih tehnis, serta lebih gampang dipakai dibandingkan dalam bahasa mesin.

Dikutip dari Bourne to Kode, bahasa rakitan memberinya kontrol penuh pada pemrogrammer, di mana promgrammer bisa mengatur dan merekayasa elemen computer secara detil.

Bahasa rakitan memiliki sifat benar-benar tehnis, memakai semakin sedikit memory, bisa lebih cepat dilakukan oleh computer, dan perintahnya lebih detil.

Tetapi bahasa rakitan susah dimengerti, hingga cuman dipakai oleh programmer pakar saja. Selainnya bahasa assembly, bahasa Micosoft Macro Assembler (MASM) termasuk juga pada bahasa pemrograman tingkat lanjut.

– Bahasa pemrograman tingkat tinggi

Dikutip dari BBC, bahasa pemrograman tingkat tinggi ialah bahasa computer yang terdekat dalam bahasa alami manusia karena memakai perintah dalam bahasa inggris seperti “print” “if” atau “case”.

Karena kepraktisannya dibandingkan bahasa lain, bahasa pemrograman tingkat tinggi tersering dipakai dalam peningkatan software computer.

Perintahnya yang seperti bahasa inggris membuat programmer lebih gampang mendapati error, bug, debug, dan atur dan membenahi software.

Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi ialah HTML, SQL, CSS, Phyton, Java, C++, C+, JavaScript, Visual Basic, Delphi, dan Turbo Pascal.

 

Buat kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai jenis-jenis bahasa pemrograman kamu bisa membaca artikel berikut ini : jenis-jenis bahasa pemrograman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *